Wasit Liga 1 Punya Tiga 'Senjata' Baru

Wasit Liga 1 Punya Tiga Senjata Baru

Jakarta - PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberi pada wasit perlengkapan baru di Liga 1 2018. Ada tiga 'senjata' baru untuk membantu mereka menjadi pengadil di lapangan.

Alat-alat yang dimaksud tersebut ada tiga macam, yaitu alat komunikasi elektronik atau handsfree, vanishing spray, dan papan pergantian elektronik. Alat-alat itu bakal didatangkan dari luar negeri dan baru dipakai pada Juni mendatang.

Chief Operation Officer LIB Tigorshalom Boboy mengatakan tujuannya membuat gebrakan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas kompetisi. Sebab wasit juga merupakan sosok yang paling berperan penting dalam jalannya sebuah pertandingan.

"Kami akan pakai alat-alat itu di kompetisi musim ini. Selain itu kami ingin memudahkan pekerjaan wasit dan koordinasi di lapangan," ujar Tigor, Kamis (22/3/2018).

"Tapi kami masih menunggu alat-alat itu datang karena kami harus membelinya dari luar (negeri). Yang jelas tidak di awal kompetisi, mungkin di bulan ketiga," katanya menambahkan.

Penggunaan alat-alat tersebut adalah sesuatu yang biasa di Liga-liga Eropa. Liga 1 musim lalu sejatinya sudah sempat memakai handsfree tetapi hanya dipakai untuk wasit asing.

Handsfree adalah alat komunikasi yang dipakai oleh wasit dengan para asisten dan ofisial keempat di pinggir lapangan. Dengan alat tersebut, wasit diharapkan mampu berkomunikasi dengan baik agar keputusan yang diambil tepat dan akurat.

Lalu, papan pergantian elektronik adalah papan pergantian yang bersifat elektronik. Sudah sejak lama, kompetisi di Indonesia ketinggalan zaman karena masih menggunakan papan pergantian manual.

Yang terakhir adalah vanishing spray. Alat ini digunakan untuk memberikan penanda saat terjadi situasi tendangan bebas.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar